Membongkar Misteri Cloud Computing

Membongkar Misteri Cloud Computing

Popularitas Cloud di berbagai mega-mega perusahaan terus digandrungi karena fitur dan kegunaannya yang sangat bermanfaat. Penggunaan Cloud Computing kini menjadi sebuah keharusan bagi perusahaan yang terhitung besar. Mereka menganggap bahwa Cloud Computing mampu mendorong dan membantu pengembangan bisnis perusahaan sebab aksesibilitas yang fleksibel serta kemutakhiran Cloud Computing dibandingkan dengan model TI Tradisional. Hal ini karena Cloud Computing memungkinkan perusahaan menggunakan layanan komputasi berupa penyimpanan, server, perangkat lunak, dan jaringan melalui internet.

Bagaimana bisa? Simak pemaparan berikut ini, ya!

Apa itu Aplikasi Berbasis Cloud?

Cloud computing atau komputasi awan adalah pemanfaat dari beberapa perangkat komputer. Istilah ini merujuk pada bentuk infrastruktur dari fisik yang kemudian dialihkan ke internet, tentu saja sifatnya online. Jadi, cloud computing adalah teknologi yang mengelola pemrosesan sistem daya komputasi via jaringan internet dengan menghubungkan satu komputer dan komputer lainnya. 
 
Aplikasi berbasis cloud adalah program perangkat lunak yang berjalan di internet, bukan di komputer dan server lokal. Aplikasi ini menyimpan data, aplikasi, dan sumber daya lainnya di server jarak jauh yang diakses melalui internet. Aplikasi berbasis cloud menawarkan fleksibilitas, skalabilitas, dan penghematan biaya yang lebih besar kepada bisnis dibandingkan dengan aplikasi tradisional di tempat.
 
Banyak aplikasi yang sudah menerapkan teknologi Cloud karena beberapa keunggulannya untuk menunjang operasional aplikasi tersebut. Simak keuntungan dan contoh dari aplikasi berbasis Cloud berikut ini.

Keuntungan Aplikasi Berbasis Cloud

1. Penyimpanan Data Lebih Aman

Penyedia layanan Cloud seperti Google Cloud dan AWS memiliki infrastruktur penyimpanan yang aman dan handal. Data akan disimpan di beberapa server yang di enkripsi dengan baik serta memiliki strategi penanggulangan bencana. Strategi ini membuat data Anda tidak akan hilang atau terhapus apabila terjadi bencana. 

2. Skalabilitas Tinggi

Teknologi cloud dapat menyesuaikan kebutuhan dari aplikasi dan pengguna. Skalabilitas di sini mengacu pada proses menangani permintaan yang meningkat atau menurun pada sistem. Salah satunya adalah dari sisi penyimpanan. Tidak seperti penyimpanan konvensional atau fisik (hdd, flash disk), Cloud sudah dirancang untuk menangani penyimpanan besar sesuai kebutuhan dari pengguna. 
 
Di sisi lain teknologi Cloud juga menyesuaikan resource dari suatu aplikasi, misalkan di hari biasa rata-rata pengguna ada 2 ribu pengguna, namun di hari berikutnya ada lonjakan trafik sebesar 10 ribu pengguna. Cloud dapat menangani permintaan dari sistem dengan handal dan efisien.

3. Dapat Diakses Di Mana Saja

Dengan teknologi Cloud memungkinkan Anda untuk bekerja di mana saja dan mengakses data dari berbagai platform dan perangkat apa pun. Maraknya tren pekerjaan WFH semenjak pandemi Covid-19, teknologi Cloud sudah banyak membantu pekerja dan tim untuk berkolaborasi di manapun, kapan pun dengan jarak yang jauh.

4. Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Manfaat lain dari cloud yaitu membuat bisnis lebih efisien, Anda tidak butuh khawatir perihal biaya infrastruktur jaringan, dukungan untuk teknologi terbaru ataupun kemungkinan server Anda sendiri, semua teknologi komputer di cloud disediakan serta lebih besar saat ini dari provider cloud.
 
Cloud membuat bisnis Anda lebih irit biaya dan kompetitif untuk menjangkau pasar yang lebih besar. Hal ini membuat disrupsi tidak terbendung, di mana industri konvensional cepat ataupun lambat akan digantikan oleh startup platform digital yang memulai dari kecil serta menggunakan cloud

Cara Kerja Cloud Computing

Saat menggunakan komputer pribadi, Anda biasanya berinteraksi dengan tiga lapisan komputasi. Pertama, infrastruktur atau perangkat fisik seperti prosesor, hardisk, memori, atau kartu jaringan. Kedua, platform atau sistem operasi yang berinteraksi dengan perangkat keras. Ketiga, software atau perangkat lunak pengolah kata, gambar, dan lainnya. 
 
Sama halnya seperti komputer, Cloud Computing juga memiliki konsep tiga lapisan komputasi meski secara teknis kontennya berbeda. Dalam Komputasi Awan, komponen infrastruktur berupa server, media penyimpanan, dan bandwidth yang disediakan oleh provider. Dengan demikian, pengguna bisa mengakses sumber daya seolah-olah diinstal di tempatnya. 
 
Lapisan platform berupa perangkat web browser yang digunakan untuk membuat, menguji, dan menggunakan aplikasi web. Sementara lapisan software bukan aplikasi berbasis desktop, melainkan menggunakan web yang bisa menggunakan peramban web apapun. 
 
Berdasarkan cara kerjanya, pengguna Komputasi Awan dapat menggunakan perangkat pribadi seperti PC, laptop, handphone atau perangkat mobile lain melalui web browser untuk mengakses cloud. Layanan ini bekerja secara client-server menggunakan protokol web browser. Cloud menyediakan server berbasis aplikasi dan semua layanan data kepada pengguna dengan output ditampilkan pada perangkat pengguna. 
 
Misalnya, pengguna menggunakan cloud storage seperti google drive untuk masuk ke google drive maka pengguna wajib memiliki account, pengguna dapat login melalui perangkat yang digunakan. 
 
Setelah login melalui web browser, pengguna bisa melakukan penyimpanan atau mengunduh data yang tersimpan di server google, dalam hal ini application, platform, dan infrastructure disediakan oleh google, pengguna cukup memiliki account, maka dapat menggunakan cloud storage secara gratis. 

Model Layanan Cloud Computing bagi Bisnis

Berikut adalah model-model Komputasi Awan yang dibedakan berdasarkan jenis layanannya :

a. Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service (PaaS) merupakan layanan berbasis cloud dengan cara menyewa perangkat keras (hardware), sistem operasi, storage, dan kapasitas jaringan via internet. Pengguna bisa menyewa virtual server dan layanan untuk menjalankan software berbasis web yang telah dikembangkan. Selain itu, pengguna juga dapat menguji software berbasis web yang sedang dikembangkan.
 
Biasanya, PaaS berupa framework yang digunakan oleh pengembang (developer) untuk berfokus membangun atau membuat perangkat lunak. Dengan menggunakan PaaS, pengguna bisa memperoleh sumber daya untuk membuat perangkat lunak tanpa harus membeli hardware yang diperlukan. Contoh PaaS yang sudah tersedia di dunia antara lain : Google App Engine, Windows Azure, Amazon Web Service Elastic Beanstalk, Stratos Apache, dan OpenShift.

b. Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service (IaaS) merupakan sebuah layanan infrastruktur komputasi awan yang berupa, satu paket perangkat hardware komputer virtual, bersama dengan jaringan internet, bandwidth, dan dukungan alamat IP. Terdapat jaminan online secara real time dan keamanan dalam ‘ruang lingkup’ satu unit layanan IaaS.
 
Penyedia layanan yang biasa disebut vendor atau provider IaaS biasanya menyediakan berbagai spesifikasi infrastruktur, baik CPU, RAM maupun Data Storage dalam bentuk virtual tanpa sistem operasi. Contoh Iaas antara lain, Cisco yang menyediakan fitur dasar solusi telepon dan Biznet GIO Cloud sebagai pusat data virtual untuk korporasi.

c. Data-Storage as a Service (DaaS)

Data-Storage as a Service (DaaS) adalah layanan cloud dengan model penyediaan fasilitas sistem penyimpanan data secara remote dan dapat mengaksesnya kapan saja dan dari mana saja. Intinya, pengguna hanya perlu membayar biaya sesuai dengan besarnya resource yang digunakan. 
 
Contoh industri komersial yang menyediakan layanan DaaS adalah EMC Storage Managed Service (SMS), dan Google Cloud Datastore.

d. Software as a Service (SaaS)

Software as a Service (SaaS) merupakan layanan yang mengacu pada perangkat lunak (software) berbasis cloud via online melalui internet dan bisa dibeli secara berlangganan. Aplikasi tersedia dalam bentuk langganan sesuai kebutuhan pengguna atau on-demand. Jadi, pengguna tidak perlu lagi membeli lisensi dan menginstal aplikasi, melainkan cukup membayar biaya sesuai pemakaian. 
 
Model ini adalah salah satu layanan cloud yang paling sering digunakan oleh perusahaan untuk membangun dan mengembangkan bisnis karena mudah dikelola dan sangat terjangkau. Pengguna tidak perlu mengunduh dan memasang di masing-masing perangkat untuk menyebarkannya ke seluruh tim. Layanan ini sangat berguna bagi tim yang bekerja dengan terpisah ruang dan jarak.
Tags

Latest Post

Jadikan bisnis Anda lebih profesional dengan layanan terbaik kami dan didukung fitur untuk memudahkan bisnis Anda

  Konsultasi Sekarang!